j-o-y - a-n-d - h-u-r-t

Blog EntryKelas Bahan Bakar CairNov 22, '07 8:34 AM
for everyone

Katanya sih ada beberapa kelas bahan bakar cair.... Nih dia:

1. bahan bakar cair yang mudah menyala (yang punya titik nyala dibawah 37.8 derajat Celcius dan tekanan uap tidak lebih dari 2.84 kg/cm2), terbagi:

a. kelas IA, punya titik nyala dibawah 22.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 37.8 derajat Celcius

b. kelas IB, punya titik nyala dibawah 22.8 derajat Celcius dan titik didih sama atau diatas 37.8 derajat Celcius

c. kelas IC,punya titik nyala sama atau diatas 22.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 60 derajat Celcius

2. bahan bakar cair mudah terbakar (yang punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius, terbagi:

a. kelas IIA, punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 60 derajat Celcius

b. kelas IIB, punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 93 derajat Celcius

c. kelas IIC, punya titik nyala sama atau diatas 93 derajat Celcius.

Yang aku ga ngerti itu, titik nyala itu apa dan maksud titik didih disini itu apa. Terus contohnya apa setiap kelas.

Nah kalo solar, bensin, minyak tanah, aftur.... itu masuk golongan apa.

Kalo ada yang tau, mau dong dikasih pencerahan......

 


ciciatjeh wrote on Nov 22, '07
Titik nyala adalah suatu angka yang menyatakan suhu terendah dari bahan bakar minyak dimana akan timbul penyalaan api sesaat, apabila pada permukaan minyak tersebut didekatkan pada nyala api. Titik nyala ini diperlukan sehubungan dengan adanya pertimbangan-pertimbangan mengenai keamanan dari penimbunan minyak dan pengangkutan bahan bakar minyak terhadap bahaya kebakaran. Titik nyala ini bisa digunakan sebagai salah satu indikasi bilamana fuel tercampur dengan fraksi fraksi ringan dari suatau hydrocarbon, dimana bila fuel tercampur dengan fraksi ringan seperti kerosene, wash solvent maka kecenderungan angka flash point akan semakin turun.

sumber:http://spark-indonesia.com/SparkDieselSupplementDetail.html
spattercone wrote on Nov 22, '07
Makasih ya atas pencerahannya
ciciatjeh wrote on Nov 22, '07
hehehe.. aku juga terima kasih mbak, kalo ngga baca ini, aku ngga nyari-nyari lagi di google, padahal dulu waktu pelajaran fisika dan kimia, aku paling rajin ngubek-ngubek semua istilah dan ngapalin titik didih dan titik nyala..
thelonelytracker wrote on Nov 22, '07
boo.. bisa dijelasin ngga tiba2.. butuh pencerahan yang model kaya gini ? :))
Comment deleted at the request of the author.
spattercone wrote on Nov 22, '07
butuh pencerahan yang model kaya gini ? :))
yg mana yg mo dicerahin? gue aje butuh..... eh, kl dapet pencerahan dilain tempat kabarin ya
ekape wrote on Apr 26
AFAIK, suhu didih adalah suhu dimana suatu senyawa dapat mendidih(sampai pada fasa cair jenuhnya). Td air 100 C pada 1 atm itu sama aja air akan mendidih pada suhu 100C pada tekanan 1 atmosfir.
Hmm kalo cth Td dibawah 37.8 C, mungkin DME( Dimethyl Ether) ya Mbak? yang udah mulai di pake sebagai bahan bakar alternatif. nyala apinya...mungkin bisa diakses di MSDSnya.CMIIW :)
dardiri wrote on May 7
titik nyala itu apa dan maksud titik didih disini itu apa.
titik nyala atau flash point itu adalah temperatur ketika bahan bakar itu mulai mengeluarkan api biasanya bahan bakar itu sudah mencapai fase gas dulu....

sedang titik didih ya temperatur ketika sebuah fasa cair mulai berubah menjadi gas..hehehe
dayaksexi wrote on Jun 3
lha contohnya setiap kelas mana?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help