Katanya sih ada beberapa kelas bahan bakar cair.... Nih dia:
1. bahan bakar cair yang mudah menyala (yang punya titik nyala dibawah 37.8 derajat Celcius dan tekanan uap tidak lebih dari 2.84 kg/cm2), terbagi:
a. kelas IA, punya titik nyala dibawah 22.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 37.8 derajat Celcius
b. kelas IB, punya titik nyala dibawah 22.8 derajat Celcius dan titik didih sama atau diatas 37.8 derajat Celcius
c. kelas IC,punya titik nyala sama atau diatas 22.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 60 derajat Celcius
2. bahan bakar cair mudah terbakar (yang punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius, terbagi:
a. kelas IIA, punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 60 derajat Celcius
b. kelas IIB, punya titik nyala sama atau diatas 37.8 derajat Celcius dan titik didih dibawah 93 derajat Celcius
c. kelas IIC, punya titik nyala sama atau diatas 93 derajat Celcius.
Yang aku ga ngerti itu, titik nyala itu apa dan maksud titik didih disini itu apa. Terus contohnya apa setiap kelas.
Nah kalo solar, bensin, minyak tanah, aftur.... itu masuk golongan apa.
Kalo ada yang tau, mau dong dikasih pencerahan......